CSR sebagai Instrumen Hukum Korporasi: Charoen Pokphand Hibahkan Fasilitas Peternakan ke Masyarakat

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy, memberikan sambutan saat peresmian Kandang Petelur Merah Putih untuk pemberdayaan penyandang disabilitas di Nglipar, Gunungkidul, DIY, Kamis (15/5/2025)./Dok.Ist

Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy, memberikan sambutan saat peresmian Kandang Petelur Merah Putih untuk pemberdayaan penyandang disabilitas di Nglipar, Gunungkidul, DIY, Kamis (15/5/2025)./Dok.Ist

KANNIADVOKASI.ID – PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang peternakan.

Perusahaan tersebut menghibahkan kandang dan 600 ekor ayam petelur lengkap dengan instalasinya kepada dua kelompok masyarakat, yakni Kelompok Peternak Lemah Asri di Tamanmartani, Kalasan, Sleman, dan Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera di Nglipar, Gunungkidul.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur PT CPI sekaligus Ketua Umum Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy, pada Rabu (14/5/2025) di Sleman dan Kamis (15/5/2025) di Gunungkidul.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasi atas kontribusi CPI dalam mendukung peternakan rakyat.

“Bantuan ini sangat luar biasa. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan,” ujar Danang.

Sementara itu, di Gunungkidul, Thomas Effendy kembali menyerahkan kandang ayam petelur bertajuk “Merah Putih” kepada komunitas disabilitas.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjadi sarana pembelajaran.

“Kami juga akan memberikan pendampingan kepada penerima manfaat agar program ini berhasil dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, turut menyampaikan apresiasi dan menyebut program CSR ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara industri, dunia pendidikan, dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi simbol sinergi untuk mewujudkan visi Gunungkidul yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” katanya.

Penyerahan bantuan juga mendapat dukungan dari Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, Prof Dr Ir Ali Agus, DAA, DEA, IPU, ASEAN Eng. Ia menilai program “Kandang Merah Putih” sangat relevan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.

“Setiap jengkal tanah harus dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan demi mewujudkan integrated farming,” ujarnya.

Tak hanya untuk masyarakat, CPI juga menyerahkan hibah kandang petelur modern kepada Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM). Dekan FKH UGM, Prof drh Geguh Budipitojo, menyambut baik hibah ini.

“Fasilitas ini akan memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di kampus dan praktik di industri, serta membuka akses pembelajaran bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Langkah Charoen Pokphand Indonesia ini menegaskan peran penting sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang peternakan yang inklusif dan berbasis komunitas. (Red)

Berita Terkait

Peran Paralegal Desa Makin Krusial, FK Posbakum DKI Turun Langsung Tingkatkan Kapasitas di Cianjur
Perkuat Peran dan Fungsi Paralegal Desa, FK Posbakum DKI Gelar Workshop Hukum di Sukabumi
Heboh! Haidy Arsyad, S.H. Soroti Maraknya Sarjana Hukum ‘Abal-Abal’ yang Cemari Dunia Hukum
Kejati Jabar Gencar Cegah Korupsi Dana Desa, Padalarang Jadi Lokasi Edukasi Hukum
KANNI Jabar Siapkan Workshop UU KIP dan KANNI Informatif Award di Cianjur
30 Blok WPR di Sulut: Gubernur YSK Pecahkan Rekor Nasional, Penambang Tradisional Sumringah
Bupati Bogor Akhirnya Angkat Bicara Soal Pengrusakan Lahan di Tamansari
KANNI Gelar Workshop UU KIP dan Anugerahkan Penghargaan Desa Transparan 2025
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 12 November 2025 - 18:30 WIB

PPKHI Tegaskan: Pejabat Salah Kaprah, Bukan Hanya 7 Organisasi Advokat yang Diakui Negara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:57 WIB

Wamendes Apresiasi KANNI: Siap Dukung Perlindungan Hukum untuk Kepala Desa

Senin, 21 Juli 2025 - 15:55 WIB

Dramatis! Kapolda Sulut Pimpin Langsung Evakuasi 280 Penumpang KM Barcelona VA yang Terbakar

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:58 WIB

Gubernur Sulut & Menteri ATR/BPN Teken MoU Lintas Agama, 8.000 Tanah Ibadah Diungkap, Baru 2.400 Bersertifikat!

Senin, 7 Juli 2025 - 02:09 WIB

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, KPK Soroti Lemahnya Transparansi di Tingkat Desa

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:28 WIB

Arti Warna Latar Foto e-KTP: Merah, Biru, dan Oranye, Ini Bedanya

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:03 WIB

Kemensos Nonaktifkan 7,3 Juta Peserta BPJS PBI, Ini Cara Aktifkan Kembali

Minggu, 15 Juni 2025 - 18:43 WIB

Gubernur Aceh Tolak Ajakan Bobby Nasution Kelola Bersama Empat Pulau Sengketa

Berita Terbaru