Komisi Informasi Jabar Jalankan Tupoksi dengan Tegas, Ketum KANNI Apresiasi Penyelesaian Sengketa Informasi

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang perdana sengketa informasi publik antara Pemohon dan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu di Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Rabu (21/5/2025)./Dok.kanniadvokasi.id

Suasana sidang perdana sengketa informasi publik antara Pemohon dan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu di Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Rabu (21/5/2025)./Dok.kanniadvokasi.id

KANNIADVOKASI.ID – Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat menggelar sidang perdana sengketa informasi publik antara Pemohon yang diwakili Pos Bantuan Hukum (Posbakum) KANNI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu sebagai Termohon.

Persidangan berlangsung pada Rabu (21/5/2025) di Kantor Komisi Informasi Jabar, sebagai bagian dari proses penyelesaian sengketa berdasarkan Peraturan Komisi Informasi (Perki) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik.

Agenda utama persidangan adalah pemeriksaan legal standing para pihak. Setelah melakukan verifikasi terhadap permohonan, Majelis Komisioner menyatakan bahwa permohonan informasi yang diajukan Pemohon telah memenuhi syarat formil dan materiil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Hal ini membuka jalan bagi proses penyelesaian sengketa secara formil melalui tahapan mediasi maupun ajudikasi non-litigasi.

Pihak Termohon yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, melalui Erni, menyatakan kesiapan untuk memenuhi permintaan data.

“Kami akan memberikan data yang diperlukan oleh Pemohon dan kuasa hukumnya,” ujarnya di hadapan Majelis Komisioner.

Merespons hal tersebut, Majelis Komisioner memberikan ruang bagi para pihak untuk menyelesaikan permasalahan melalui jalur mediasi.

Proses mediasi yang berlangsung selama 30 menit menghasilkan kesepakatan yang dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh kedua belah pihak serta disahkan oleh mediator.

Kuasa Hukum Pemohon, Ruswan Efendi, SH., MH., menyambut positif hasil mediasi tersebut. Ia menilai penyelesaian melalui kesepakatan damai mencerminkan semangat UU KIP dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami mengapresiasi sikap terbuka dari pihak Termohon. Ini menjadi preseden yang baik dalam upaya menegakkan hak atas informasi publik. Keterbukaan informasi adalah bagian dari hak konstitusional warga negara yang wajib dihormati dan dilaksanakan oleh setiap badan publik,” tegasnya.

Ruswan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KANNI menambahkan, proses hukum yang berlangsung di Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat telah berjalan sesuai koridor hukum acara yang ditetapkan dalam Perki 1/2013.

Ia menegaskan bahwa permohonan informasi tidak boleh dipandang sebagai upaya mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai bentuk partisipasi publik dalam pengawasan penyelenggaraan negara.

“Permohonan informasi kepada badan publik adalah wujud implementasi prinsip keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas sebagaimana dijamin dalam konstitusi. Ini juga merupakan sarana mewujudkan pemerintahan yang bersih serta bertanggung jawab,” ungkapnya.

Dengan tercapainya kesepakatan dalam mediasi, sengketa informasi ini menjadi contoh keberhasilan mekanisme penyelesaian non-litigasi yang diatur dalam sistem hukum keterbukaan informasi publik.

Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat kembali membuktikan perannya sebagai forum keadilan yang efektif bagi warga negara dalam menuntut hak atas informasi publik. (Red)

Berita Terkait

Patuh Hukum, Empat Desa Rancabungur Jalankan Putusan KI Jabar soal APBDes
Dorong Desa Transparan, KANNI Sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi ke Puluhan Kades di Sukabumi
Perkuat Peran dan Fungsi Paralegal Desa, FK Posbakum DKI Gelar Workshop Hukum di Sukabumi
28 Sengketa Informasi Diputus KI Jabar: Sorotan Panas Pengelolaan Dana Publik dari BOS Sekolah hingga APBDes
MPRI Bongkar Isu Tambang Ratatotok: Hoaks, Keluarga Pantow Disebut Sebar Fitnah untuk Kuasai Lahan
Kuasa Hukum Berry Bertrandus Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulut
Alumni dan Mahasiswa STIHP Pelopor Bangsa Dukung Polres Depok Tangani Kasus Ijazah Palsu
Viral! Akun “Acid Suruan Pantow” Dituding Sebar Fitnah Tambang Ratatotok, Kuasa Hukum: Dia Tak Punya Legal Standing dan Gunakan Dokumen Palsu
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 12 November 2025 - 18:30 WIB

PPKHI Tegaskan: Pejabat Salah Kaprah, Bukan Hanya 7 Organisasi Advokat yang Diakui Negara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:57 WIB

Wamendes Apresiasi KANNI: Siap Dukung Perlindungan Hukum untuk Kepala Desa

Senin, 21 Juli 2025 - 15:55 WIB

Dramatis! Kapolda Sulut Pimpin Langsung Evakuasi 280 Penumpang KM Barcelona VA yang Terbakar

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:58 WIB

Gubernur Sulut & Menteri ATR/BPN Teken MoU Lintas Agama, 8.000 Tanah Ibadah Diungkap, Baru 2.400 Bersertifikat!

Senin, 7 Juli 2025 - 02:09 WIB

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, KPK Soroti Lemahnya Transparansi di Tingkat Desa

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:28 WIB

Arti Warna Latar Foto e-KTP: Merah, Biru, dan Oranye, Ini Bedanya

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:03 WIB

Kemensos Nonaktifkan 7,3 Juta Peserta BPJS PBI, Ini Cara Aktifkan Kembali

Minggu, 15 Juni 2025 - 18:43 WIB

Gubernur Aceh Tolak Ajakan Bobby Nasution Kelola Bersama Empat Pulau Sengketa

Berita Terbaru