Ngaku Dibegal, Warga Cibungbulang Ternyata Gadaikan Motornya karena Takut Dimarahi Istri

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Cibungbulang bersama Koramil mengamankan pria yang mengaku jadi korban begal, namun ternyata motornya digadaikan dan ceritanya direkayasa.

Polsek Cibungbulang bersama Koramil mengamankan pria yang mengaku jadi korban begal, namun ternyata motornya digadaikan dan ceritanya direkayasa.

Polsek Cibungbulang bongkar laporan palsu pembegalan yang viral di media sosial

BOGOR – Polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik laporan pembegalan yang sempat viral di media sosial.

Seorang warga berinisial TN, yang mengaku kehilangan motor karena dirampas begal, ternyata hanya merekayasa cerita.

Awalnya, TN membuat video dan menyebarkan pengakuan bahwa dirinya dipepet empat pelaku begal di Jalan Raya Galuga, Cibungbulang. Ia menyebut motornya dibawa kabur bersama tas miliknya.

Kapolsek Cibungbulang Kompol M. Heri Hermawan bersama Danramil Kapten Chk. Mulyana langsung menurunkan tim gabungan untuk menyelidiki kasus itu. Tim bergerak cepat menyisir lokasi kejadian dan mencari keberadaan TN.

Beberapa jam kemudian, tim Reskrim Polsek Cibungbulang berhasil menemukan TN.

Dalam pemeriksaan, ia akhirnya jujur bahwa cerita pembegalan itu bohong. TN mengaku sudah menggadaikan motornya, namun takut dimarahi istrinya sehingga nekat membuat pengakuan palsu.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan, masyarakat harus lebih bijak menyikapi informasi di media sosial.

Polisi akan selalu menindaklanjuti setiap laporan, namun warga juga wajib bertanggung jawab agar tidak menimbulkan keresahan dengan berita bohong. (Red)

Berita Terkait

KI Jabar Kabulkan Gugatan Pemohon, Pemdes Banyuasih Terancam Eksekusi dan Pidana Jika Abaikan Putusan
KANNI Sulut Kawal Kasus Ancaman Pembunuhan di Boltim, Minta Polisi Bertindak Tegas
PT BDL Bantah Dugaan Pelanggaran Tambang di Bolmong, Ronald Sebut Tiga Persoalan Sudah Tuntas
Patuh Hukum, Empat Desa Rancabungur Jalankan Putusan KI Jabar soal APBDes
Peran Paralegal Desa Makin Krusial, FK Posbakum DKI Turun Langsung Tingkatkan Kapasitas di Cianjur
Dorong Desa Transparan, KANNI Sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi ke Puluhan Kades di Sukabumi
28 Sengketa Informasi Diputus KI Jabar: Sorotan Panas Pengelolaan Dana Publik dari BOS Sekolah hingga APBDes
MPRI Bongkar Isu Tambang Ratatotok: Hoaks, Keluarga Pantow Disebut Sebar Fitnah untuk Kuasai Lahan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:24 WIB

KI Jabar Kabulkan Gugatan Pemohon, Pemdes Banyuasih Terancam Eksekusi dan Pidana Jika Abaikan Putusan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:43 WIB

KANNI Sulut Kawal Kasus Ancaman Pembunuhan di Boltim, Minta Polisi Bertindak Tegas

Senin, 12 Januari 2026 - 10:20 WIB

Patuh Hukum, Empat Desa Rancabungur Jalankan Putusan KI Jabar soal APBDes

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:16 WIB

Dorong Desa Transparan, KANNI Sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi ke Puluhan Kades di Sukabumi

Rabu, 26 November 2025 - 19:10 WIB

28 Sengketa Informasi Diputus KI Jabar: Sorotan Panas Pengelolaan Dana Publik dari BOS Sekolah hingga APBDes

Kamis, 13 November 2025 - 12:32 WIB

MPRI Bongkar Isu Tambang Ratatotok: Hoaks, Keluarga Pantow Disebut Sebar Fitnah untuk Kuasai Lahan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:19 WIB

Kuasa Hukum Berry Bertrandus Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulut

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:19 WIB

Alumni dan Mahasiswa STIHP Pelopor Bangsa Dukung Polres Depok Tangani Kasus Ijazah Palsu

Berita Terbaru