Warga Tiga Desa Demo PT PMC, Tuntut Hentikan Aktivitas dan Premanisme

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Tamansari Yudi memberikan keterangan pers usai menemui massa aksi warga tiga desa yang menuntut penghentian aktivitas PT PMC, Kamis (10/7/2025).

Camat Tamansari Yudi memberikan keterangan pers usai menemui massa aksi warga tiga desa yang menuntut penghentian aktivitas PT PMC, Kamis (10/7/2025).

BOGOR – Ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, turun ke jalan, Kamis (10/7/2025).

Mereka menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Tamansari untuk menuntut penghentian aktivitas PT PMC yang diduga menyerobot lahan garapan milik warga.

Warga berasal dari Desa Tamansari, Sukaluyu, dan Sukajaya. Mereka juga menuntut agar praktik premanisme, kekerasan, dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh pihak perusahaan segera dihentikan.

Camat Enggan Temui Massa, Warga Geram

Aksi sempat memanas ketika Camat Tamansari Yudi menolak menemui massa. Namun setelah dimediasi oleh Danramil dan Kapolsek Tamansari, Camat akhirnya bersedia menemui warga.

Dalam pertemuan tersebut, Yudi menyampaikan bahwa ada empat poin tuntutan warga.

“Pertama, tidak ada premanisme oleh pihak perusahaan. Kedua, aktivitas PT PMC harus dihentikan. Ketiga, pagar yang dipasang di Desa Sukaluyu harus dicabut. Keempat, alat berat harus dikeluarkan dari lokasi,” kata Yudi kepada wartawan.

Ia mengklaim, pihaknya hanya memiliki kewenangan terbatas. “Tuntutan ini akan kami teruskan ke pimpinan yang lebih tinggi agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Yudi.

IMB PT PMC Dipertanyakan, Warga Sebut Camat Bohong

Terkait legalitas, Yudi menyebut PT PMC sudah mengantongi IMB untuk wilayah Tamansari.

Sementara Desa Sukaluyu dan Sukajaya masih dalam proses, dan sudah sampai tahap PKKPR. “Kalau Tamansari, sudah tuntas dan bisa beroperasi,” ujarnya.

Namun pernyataan Yudi langsung dibantah oleh Mardi, salah satu warga pendemo. Ia menilai Camat Tamansari telah menyebarkan informasi menyesatkan.

“IMB itu dikeluarkan berdasarkan ILOK. Tapi pengajuan ILOK mereka di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas. Sementara aktivitas alat berat terjadi di Tamansari. Ini pembohongan publik,” tegas Mardi.

Petani Puluhan Tahun Diabaikan

Mardi juga menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan membiarkan PT PMC masuk dan merusak lahan pertanian yang telah digarap warga selama puluhan tahun.

“Saya putra daerah. Kami para petani penggarap tidak pernah diakui, tapi pihak luar datang seenaknya, merusak pertanian dan tanah kami,” katanya.

Ia juga menyoroti Camat Tamansari yang dianggap tak berpihak kepada masyarakat. “Besok kami akan demo ke Cibinong, minta keadilan langsung ke Muspida Kabupaten Bogor,” ancamnya. (Red)

 

Berita Terkait

Perkuat Peran dan Fungsi Paralegal Desa, FK Posbakum DKI Gelar Workshop Hukum di Sukabumi
Heboh! Haidy Arsyad, S.H. Soroti Maraknya Sarjana Hukum ‘Abal-Abal’ yang Cemari Dunia Hukum
Kejati Jabar Gencar Cegah Korupsi Dana Desa, Padalarang Jadi Lokasi Edukasi Hukum
KANNI Jabar Siapkan Workshop UU KIP dan KANNI Informatif Award di Cianjur
30 Blok WPR di Sulut: Gubernur YSK Pecahkan Rekor Nasional, Penambang Tradisional Sumringah
KANNI Gelar Workshop UU KIP dan Anugerahkan Penghargaan Desa Transparan 2025
433 Sengketa Informasi di Jabar! Komisi Informasi Gaspol Tuntaskan Sengketa Terbanyak se-Indonesia
Ngadu Langsung ke KDM, Warga Tamansari Teriak Ditindas PT PMC: Tanah Saya Diambil, Saya Dipukul
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:24 WIB

KI Jabar Kabulkan Gugatan Pemohon, Pemdes Banyuasih Terancam Eksekusi dan Pidana Jika Abaikan Putusan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:43 WIB

KANNI Sulut Kawal Kasus Ancaman Pembunuhan di Boltim, Minta Polisi Bertindak Tegas

Senin, 12 Januari 2026 - 10:20 WIB

Patuh Hukum, Empat Desa Rancabungur Jalankan Putusan KI Jabar soal APBDes

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:16 WIB

Dorong Desa Transparan, KANNI Sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi ke Puluhan Kades di Sukabumi

Rabu, 26 November 2025 - 19:10 WIB

28 Sengketa Informasi Diputus KI Jabar: Sorotan Panas Pengelolaan Dana Publik dari BOS Sekolah hingga APBDes

Kamis, 13 November 2025 - 12:32 WIB

MPRI Bongkar Isu Tambang Ratatotok: Hoaks, Keluarga Pantow Disebut Sebar Fitnah untuk Kuasai Lahan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:19 WIB

Kuasa Hukum Berry Bertrandus Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulut

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:19 WIB

Alumni dan Mahasiswa STIHP Pelopor Bangsa Dukung Polres Depok Tangani Kasus Ijazah Palsu

Berita Terbaru