Anggota Prabowo Subianto Center Sulut Desak Pemerintah: Penambang Ratatotok Harus Diselamatkan

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat “Mat Abo’” Mokoginta, anggota Prabowo Subianto Center Sulawesi Utara, menyerukan perhatian pemerintah terhadap nasib penambang rakyat di Ratatotok.

Rahmat “Mat Abo’” Mokoginta, anggota Prabowo Subianto Center Sulawesi Utara, menyerukan perhatian pemerintah terhadap nasib penambang rakyat di Ratatotok.

Manado – Anggota Ormas Prabowo Subianto Center (PSC) Sulawesi Utara, Rahmat Mokoginta, atau yang akrab disapa Mat Abo’ Mokoginta, menyerukan agar pemerintah, terutama Presiden Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap nasib ribuan penambang rakyat di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Mat Abo’ menegaskan, penambang rakyat di Ratatotok hingga kini masih berjibaku dengan berbagai persoalan.

Mulai dari minimnya akses legalitas, lemahnya keselamatan kerja, hingga ketidakpastian ekonomi keluarga yang menggantungkan hidup dari hasil tambang rakyat.

“Kami berharap Pak Prabowo menaruh perhatian besar kepada para penambang di Ratatotok. Mereka bukan penjahat lingkungan, tapi rakyat kecil yang berjuang mencari nafkah. Negara harus hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar penertiban,” tegas Mat Abo’ dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, penambang rakyat merupakan bagian penting dari roda ekonomi daerah.

Aktivitas tambang rakyat di Ratatotok tidak hanya menghidupi ribuan keluarga, tetapi juga menggerakkan sektor perdagangan dan jasa di wilayah Sulawesi Utara.

“Penambang rakyat justru membantu menghidupkan perekonomian lokal. Mereka perlu dibina dan diberi ruang legal, bukan disudutkan,” ujar Mat Abo’.

Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk duduk bersama mencari jalan tengah.

Pemerintah, kata dia, tidak cukup hanya menertibkan tambang rakyat, tapi juga wajib menyediakan regulasi yang berpihak serta akses kerja yang sah.

“Kalau pemerintah hanya menutup tanpa solusi, masyarakat akan kehilangan mata pencaharian. Yang dibutuhkan sekarang adalah bimbingan, regulasi berpihak, dan perlindungan hukum bagi penambang rakyat,” lanjutnya.

Mat Abo’ juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dan dialogis dalam menangani konflik tambang rakyat.

Ia menilai pendekatan represif hanya memperkeruh situasi dan memperlebar jurang antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita percaya kepemimpinan Pak Prabowo mampu membawa perubahan positif. Beliau selalu berpihak pada rakyat kecil, dan kami yakin nasib penambang rakyat di Ratatotok juga akan diperhatikan,” tutup Mat Abo’.

Seruan ini menjadi cerminan kegelisahan masyarakat tambang di Sulawesi Utara yang berharap kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat kecil bukan justru menyingkirkan mereka dari sumber penghidupan. (C1)

Berita Terkait

Diadukan ke PWI Sulut, Media yang Tuding Warga Kotamobagu Terima Dana Rp180 Juta Kini Disorot Dewan Pers
Pemerhati Publik Sindir LSM di Sulut: Jangan Sok Pahlawan, Malah Bikin Gaduh Soal Tambang Ratatotok
MPRI Tantang LSM GTI Debat Terbuka Soal Tambang Sulut: Jangan Cuma Koar di Media
Ribuan Penambang Ratatotok Harap Uluran Tangan Presiden Prabowo: Berikan Kami Kesempatan untuk Hidup
Ramai Tapi Bermasalah! Mie Gacoan Kotamobagu Diduga Tahan Gaji Karyawan
Penambang Ratatotok Ngamuk, Hidup-Mati Kami di Tambang, Nyawa Jadi Taruhan
MPRI Tantang Pihak yang Ganggu Tambang Ratatotok: Kami Siap Hadapi, Online Maupun Offline
Romel Wullur Pasang Badan: KIBAR Nusantara Bela MPRI dan Penambang Ratatotok
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:37 WIB

Terungkap! STIHP Pelopor Bangsa Beberkan Fakta Mengejutkan Soal Ijazah Palsu Pablo Benua Cs

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:31 WIB

Presiden Instruksikan Aparat Tindak Tambang Ilegal, Sulut Jadi Percontohan Nasional WPR

Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:43 WIB

Ngaku Dibegal, Warga Cibungbulang Ternyata Gadaikan Motornya karena Takut Dimarahi Istri

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:12 WIB

30 Blok WPR di Sulut: Gubernur YSK Pecahkan Rekor Nasional, Penambang Tradisional Sumringah

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Bupati Bogor Akhirnya Angkat Bicara Soal Pengrusakan Lahan di Tamansari

Senin, 21 Juli 2025 - 15:55 WIB

Dramatis! Kapolda Sulut Pimpin Langsung Evakuasi 280 Penumpang KM Barcelona VA yang Terbakar

Jumat, 18 Juli 2025 - 18:19 WIB

Honor Advokat Bisa Ditagihkan ke Lawan di Sidang Perdata? Ini Jawaban Mahkamah Agung!

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:58 WIB

Gubernur Sulut & Menteri ATR/BPN Teken MoU Lintas Agama, 8.000 Tanah Ibadah Diungkap, Baru 2.400 Bersertifikat!

Berita Terbaru