Investigasi Wartawan BMR: Tak Ada Aktivitas PETI di Tobayagan, Hanya Lokasi Bekas Tambang

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi bekas tambang di Kilo 12 Desa Tobayagan, Bolsel, yang diselimuti kabut—tidak ditemukan aktivitas PETI saat investigasi wartawan BMR, Jumat (13/6/2025)./Dok.kanniadvokasi.id

Lokasi bekas tambang di Kilo 12 Desa Tobayagan, Bolsel, yang diselimuti kabut—tidak ditemukan aktivitas PETI saat investigasi wartawan BMR, Jumat (13/6/2025)./Dok.kanniadvokasi.id

BOLSEL – Isu maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ternyata tidak terbukti.

Lima wartawan dari Bolaang Mongondow Raya (BMR) turun langsung ke lapangan, Jumat, 13 Juni 2025, guna menginvestigasi kabar yang ramai diberitakan sejumlah media, terutama oleh wartawan dari luar daerah.

Lahan Kosong, Tak Ada Alat Berat Maupun Penambang

Investigasi yang dilakukan di lokasi Kilo 12 membuktikan tidak ada aktivitas tambang ilegal seperti yang diberitakan.

Area yang sempat dituding dikelola oleh oknum berinisial SW dan Ko Elo ternyata sepi dan tidak menunjukkan tanda-tanda kegiatan penambangan, baik manual maupun menggunakan alat berat.

Arnol Mokoagow, salah satu jurnalis yang ikut dalam investigasi, menyatakan lokasi yang diperiksa hanya menunjukkan bekas galian tambang lama. “Vegetasi mulai tumbuh kembali, tidak ada aktivitas apa-apa,” tegasnya.

Isu Tak Berdasar, Hanya Bekas Tambang Lama

Beberapa titik yang sebelumnya dicurigai sebagai lokasi PETI tampak sebagai lahan terbuka yang sudah lama ditinggalkan. Tak ditemukan satu pun aktivitas baru yang mengindikasikan kegiatan tambang berlangsung.

Dengan hasil ini, para wartawan menyimpulkan bahwa isu PETI aktif di Tobayagan hanyalah rumor yang tidak didukung fakta lapangan. (*)

Berita Terkait

Diadukan ke PWI Sulut, Media yang Tuding Warga Kotamobagu Terima Dana Rp180 Juta Kini Disorot Dewan Pers
Pemerhati Publik Sindir LSM di Sulut: Jangan Sok Pahlawan, Malah Bikin Gaduh Soal Tambang Ratatotok
MPRI Tantang LSM GTI Debat Terbuka Soal Tambang Sulut: Jangan Cuma Koar di Media
Anggota Prabowo Subianto Center Sulut Desak Pemerintah: Penambang Ratatotok Harus Diselamatkan
Ribuan Penambang Ratatotok Harap Uluran Tangan Presiden Prabowo: Berikan Kami Kesempatan untuk Hidup
Ramai Tapi Bermasalah! Mie Gacoan Kotamobagu Diduga Tahan Gaji Karyawan
Penambang Ratatotok Ngamuk, Hidup-Mati Kami di Tambang, Nyawa Jadi Taruhan
MPRI Tantang Pihak yang Ganggu Tambang Ratatotok: Kami Siap Hadapi, Online Maupun Offline
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:24 WIB

KI Jabar Kabulkan Gugatan Pemohon, Pemdes Banyuasih Terancam Eksekusi dan Pidana Jika Abaikan Putusan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:43 WIB

KANNI Sulut Kawal Kasus Ancaman Pembunuhan di Boltim, Minta Polisi Bertindak Tegas

Senin, 12 Januari 2026 - 10:20 WIB

Patuh Hukum, Empat Desa Rancabungur Jalankan Putusan KI Jabar soal APBDes

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:16 WIB

Dorong Desa Transparan, KANNI Sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi ke Puluhan Kades di Sukabumi

Rabu, 26 November 2025 - 19:10 WIB

28 Sengketa Informasi Diputus KI Jabar: Sorotan Panas Pengelolaan Dana Publik dari BOS Sekolah hingga APBDes

Kamis, 13 November 2025 - 12:32 WIB

MPRI Bongkar Isu Tambang Ratatotok: Hoaks, Keluarga Pantow Disebut Sebar Fitnah untuk Kuasai Lahan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:19 WIB

Kuasa Hukum Berry Bertrandus Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulut

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:19 WIB

Alumni dan Mahasiswa STIHP Pelopor Bangsa Dukung Polres Depok Tangani Kasus Ijazah Palsu

Berita Terbaru